bangtan boys/bangtan sonyeondan (BTS) - beautiful [LYRICS]



BTS - BEAUTIFUL

[
ALL]
Yeah, beautiful girl
uhmmm


[
JUNGKOOK]
geunyeonun naege jonggyo, so I can call you shesus
niga namchini eobneungeol mirwo
bwasseul ddae mame dureun cheolbyeok
na gateun pyeongbeom nameun niga mandeun gijune gyeol gyeok
so sseotji chinguran gamyeon
ni yeopeseo nae bonshimeul sumgyeo gamyeo
pyeonhan saiye beomjuro seullaiding
[https://moniqueeugenia.blogspot.com]
dapdaphame maeil bam ibure nallineun haikik
damn neon mail nal yuhokhae ni pyeongjeongdul hana hana ddaeme nan jajareul mothae
bogoitjani meoriga bing bing
pool full of beauty and I dive in it
girl I’m so K.O.
sunshik gane nareul jeomlyeonghan na pulleyong
nan gyesok parabogiman hagetji
chinguran dugeulja e nal gamchun chaero

[
JIMIN]
you’re beautiful
cham gwaechanji anhi uri dul
maennal ireoke ddo sangsaneul hae you be with me with me
yeah


[JUNGKOOK]
you’re beautiful
hamkkemyeon eddeolji uri dul
maennal ireoke ddo sangsaneul hae you be with me with me
yeah,yeah

[
J-HOPE]
shijageun chum hakwoneseo juwi somune nae nuneun neoreul neombwa
geurigo neol bwasseul ddae doreul jinaseo michyeo geurae nae maeumeun geonban
aesseo kulhan cheok
namjaran jonshimeul jikyeo an jwo nungil hanbeon
geunde bolling cheoreom ni mareun gulleowa nahante
jeonghwakhi seo itneun nae mamiran pineul ddak strike hae
[https://moniqueeugenia.blogspot.com]
ieojineun beonho gyohwane bamsae munja wa tonghwa hae
neo e daehan naye mameun better than better
geundae neon eoddeoke saenggak hae halji gami anwa neowa nae
sai machim deullyeowa “namchini itdaeyo”
geurae yeojarangeo modu ddok gata machi yunipom
geurae jjaksarangi deorado geu sungan mankeumeun beautiful

[
JUNGKOOK]
you’re beautiful
cham gwaechanji anhi uri dul
maennal ireoke ddo sangsaneul hae you be with me with me

[V]
you’re beautiful
hamkkemyeon eddeolji uri dul
maennal ireoke ddo sangsaneul hae you be with me with me
yeah,yeah

Click here if you want to watch the MV!

Biografi Tuanku Imam Bonjol dan keterlibatannya dalam Perang Padri



BIODATA TUANKU IMAM BONJOL

 
  Nama asli Imam Bonjol adalah Muhammad Syahab atau Peto Syarif Ibnu Pandito Bayanuddin. Pada saat remaja biasa di panggil Malim Basa. “Tuanku Imam Bonjol” adalah sebuah gelar yang diberikan kepada guru-guru agama di Sumatra. Ia lahir di Bonjol,Pasaman,Sumatera Barat pada tahun 1772. Ia meninggal pada umurnya yang ke 92 tahun dalam pengasingan dan dimakamkan di Lotak, Pineleng, Minahasa, 6 November 1864. Ia adalah seorang ulama,pemimpin dan pejuang yang berperang melawan Belanda dalam peperangan yang dikenal dengan nama Perang Padri pada tahun 1803-1838. Tuanku Imam Bonjol diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia berdasarkan SK Presiden RI Nomor 087/TK/Tahun 1973, tanggal 6 November 1973.
Dia merupakan putra dari pasangan Khatib Bayanuddin (ayah) dan Hamatun (ibu). Ayahnya, Khatib Bayanuddin, merupakan seorang alim ulama yang berasal dari Sungai Rimbang, Suliki, Lima Puluh Kota. Imam Bonjol adalah pemimpin yang paling terkenal dalam gerakan dakwah di Sumatera, yang pada mulanya menentang perjudian, laga ayam, dan minuman keras tetapi kemudian mengadakan penentangan terhadap penjajahan Belanda yang memiliki semboyan Gold, Glory,Gospel sehingga mengakibatkan perang Padri (1803-1838). Mula-mula ia belajar agama dari ayahnya, Bayanuddin kemudian dari beberapa orang ulama lainya, seperti Tuanku Nan Renceh.

SEBAB-SEBAB PERJUANGAN
   Imam Bonjol dan semua kaum Padri (kaum agama) tidak setuju dengan kaum adat tentang kehidupan bebas para kaum adat seperti berjudi dan mabuk - mabukan. Pada awalnya, pertentangan ini hanya melibatkan kaum adat dan kaum padri saja tetapi karena kedudukan kaum adat semakin terdesak, kaum adat lalu meminta bantuan kepada Belanda.

JALAN PERLAWANAN
    Sejak kaum adat meminta bantuan kepada Belanda, Belanda ikut campur dalam pertentangan di Minangkabau. Lalu Belanda mulai mendirikan benteng di Batu Sangkar dan di Bukit Tinggi untuk memperkuat kedudukannya. Tuanku Imam Bonjol memliki banyak pengikut yang membuat Belanda kewalahan. Apalagi pada saat yang bersamaan, Belanda juga terdesak dengan Perang Diponegoro sehingga Belanda merasa perlu “berdamai sementara” dengan kaum paderi untuk mengalihkan kekuatan di Pulau Jawa menghadapi Perang Diponegoro. Setelah berakhirnya perang Diponegoro, Belanda kembali menyerang markas-markas Tuanku Imam Bonjol. Namun Tuanku Imam Bonjol adalah panglima perang yang handal sehingga membuat Belanda harus mengerahkan bantuan tambahan dan siasat-siasat licik.

AKHIR PERJUANGAN
    Dalam pelarian dan persembunyiannya, Tuanku Imam Bonjol terus mencoba mengadakan konsolidasi terhadap seluruh pasukannya yang telah bercerai-berai dan lemah, namun karena telah lebih 3 tahun bertempur melawan Belanda secara terus menerus, ternyata hanya sedikit saja yang tinggal dan masih siap untuk bertempur kembali. Dalam kondisi seperti ini, tiba-tiba datang surat tawaran dari Residen Francis di Padang untuk mengajak berunding. Kemudian Tuanku Imam Bonjol menyatakan kesediaannya melakukan perundingan. Perundingan itu dikatakan tidak boleh lebih dari 14 hari lamanya. Selama 14 hari berkibar bendera putih dan gencatan senjata berlaku. Tuanku Imam Bonjol diminta untuk datang ke Palupuh, tempat perundingan, tanpa membawa senjata. Tapi hal itu cuma jebakan Belanda untuk menangkap Tuanku Imam Bonjol, peristiwa itu terjadi di bulan Oktober 1837 dan kemudian Tuanku Imam Bonjol dalam kondisi sakit langsung dibawa ke Bukittinggi kemudian dibawa ke Padang, untuk selanjutnya diasingkan. Namun pada tanggal 23 Januari 1838, ia dipindahkan ke Cianjur, dan pada akhir tahun 1838, ia kembali dipindahkan ke Ambon. Kemudian pada tanggal 19 Januari 1839, Tuanku Imam Bonjol kembali dipindahkan ke Manado, dan di daerah inilah setelah menjalani masa pembuangan selama 27 tahun lamanya, pada tanggal 8 November 1864, Tuanku Imam Bonjol menghembuskan nafas terakhirnya. Tuanku Imam Bonjol wafat di Manado pada tanggal 6 November 1864.

Sumber:
- http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Padri
- http://dethasya01.wordpress.com/2012/10/01/pahlawan-pahlawan-indonesia/
-
http://www.panglimaulung.com/2011/05/biografi-imam-bonjol.html
-
http://id.wikipedia.org/wiki/Tuanku_Imam_Bonjol
- http://www.profil.web.id/2012/07/tuanku-imam-bonjol-biodata.html







Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...